Pojok NTB – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi Program Satu Juta Rumah (PS) di kawasan perkotaan sekaligus monitoring pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Perkotaan untuk wilayah Bali, NTB, dan NTT.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PKP), pada Kamis (27/11/2025), bertempat di Hotel Aston Inn Mataram.
Dalam rakor tersebut, Pemerintah Provinsi NTB diwakili oleh Kepala Disperkim Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., bersama Sekretaris Dinas, Hj. Farida Rahmi, ST., MT. Kehadiran Disperkim NTB merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan sinergi program nasional di sektor perumahan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan.
“Rapat koordinasi ini membahas strategi percepatan pencapaian target Program Satu Juta Rumah, perbaikan data kebutuhan rumah dan kualitas hunian perkotaan, serta berbagai tantangan teknis dalam pelaksanaan BSPS Perkotaan di tiga provinsi,” ujar Baiq Nelly Yuniarti.
Ia menambahkan, melalui forum ini pemerintah daerah diberikan ruang untuk menyampaikan capaian program, kendala yang dihadapi di lapangan, serta usulan penguatan dukungan program guna meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah di sektor perumahan.
Melalui kegiatan rakor dan monitoring ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama serta langkah tindak lanjut yang lebih terarah dalam mendorong penyediaan hunian layak, pemenuhan kebutuhan dasar perumahan, dan percepatan penataan kawasan perkotaan di wilayah Bali, NTB, dan NTT.













