Bupati Lombok Utara Ngomong Soal Desa Berdaya, Apa Katanya?

Pojok NTB  – Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Desa Berdaya yang digagas oleh Gubernur NTB. Menurutnya, semangat membangun dari desa bukanlah hal baru bagi Lombok Utara karena telah menjadi fokus pembangunan sejak periode pertama kepemimpinannya.

“Sejak periode pertama saya sudah membuat tagline membangun dari desa. Dari situlah lahir program Ambulans Desa, Dokter Desa, dan berbagai program lainnya di Lombok Utara,” kata Najmul Akhyar saat ditemui di Mataram, Selasa.

Ia menjelaskan, berbagai program berbasis desa tersebut telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan kini mendapatkan dorongan semangat baru dari Gubernur NTB melalui Program Desa Berdaya. Hal ini dinilai semakin memperkuat komitmen daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Najmul menilai gagasan Desa Berdaya merupakan program yang luar biasa. Namun demikian, ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaannya, mengingat kondisi dan kebutuhan setiap daerah berbeda.

“Program yang dibangun di desa sebaiknya dikomunikasikan dengan kabupaten/kota tempat program itu dilaksanakan. Karena kondisi masing-masing daerah tidak sama,” ujarnya.

Ia mencontohkan kondisi Lombok Utara yang masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi, salah satunya disebabkan oleh banyaknya rumah warga yang rusak akibat bencana. Menurutnya, kondisi rumah merupakan salah satu indikator utama dalam penentuan angka kemiskinan.

“Kalau kita ingin menurunkan angka kemiskinan di Lombok Utara, maka akan sangat baik jika pemerintah provinsi turut mengintervensi pembangunan rumah-rumah warga di Lombok Utara,” jelasnya.

Selain itu, Najmul menegaskan bahwa pembinaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) terus dilanjutkan. Sejak awal kepemimpinannya, program membangun dari desa telah digalakkan melalui berbagai inisiatif, seperti penguatan BUMDesmart, penyediaan ambulans desa, pos kesehatan desa dengan fasilitas rawat inap, hingga program dokter desa.

“Semua program itu muaranya ada di desa. Harapan kami, masyarakat bisa ikut bersemangat. Pak Gubernur sudah mengajak kita semua untuk membangun bersama-sama,” katanya.

Ia pun menilai Program Desa Berdaya sebagai sebuah gerakan positif yang mampu menyatukan semangat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.