Kasus Keracunan MBG di Lotim, Pengawasan Program Pemprov NTB Dipertanyakan

Pojok NTB – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai terobosan Pemprov NTB demi meningkatkan gizi siswa, kini menjadi sorotan setelah muncul kasus keracunan di SMK Karya Adi Husada, Lombok Timur.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamaryanti Putri, mengakui bahwa kasus ini harus menjadi bahan evaluasi serius. Pemerintah bersama pihak terkait akan menelusuri penyebab pasti, apakah berasal dari makanan yang disajikan atau faktor lain.

“Berkaitan dengan MBG di Lotim yang mengalami kasus keracunan, saya rasa ada tahap evaluasinya. Itu mungkin juga akan dicek apakah karena faktor makanan atau faktor lain. Semua pihak mengawasi kegiatan ini dengan tujuan memberikan gizi terbaik bagi generasi bangsa,” tegas Indah.

Meski demikian, insiden ini menimbulkan tanda tanya besar soal efektivitas pengawasan dalam distribusi dan kualitas makanan program MBG. Banyak kalangan menilai, tanpa pengawasan ketat, program yang seharusnya menyehatkan justru bisa menjadi ancaman bagi keselamatan siswa.