Kwarcab Mataram Gelar Karang Pamitran

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mataram – Guna meningkatkan profesionalitas para pembina pramuka di Kota Mataram, Kwarcab Kota Mataram menggelar kegiatan Karang Pamitran Gerakan yang berlangsung di Wisma Nusantara mulai 3-5 Juli 2019.

Kegiatan Karang Pamitran adalah ajang pertemuan para Pembina dan Pembantu Pembina Gugus Depan semua jenjang mulai dari SD/MI, SMP/Mts dan SMA/SMK/MA di wilayah Kwartir Cabang Kota Mataram.

“Dasar pelaksanaan kegiatan ini sesuai UUD RI NO 12 Tahun 2010 ttg Gerakan Pramuka, Keputusan Presiden No 24 Tahun 2009 serta Rencana Strategik Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Mataram,” Ketua Harian Kwarcab Kota Mataram M. Syukri, M.Pd., M.Si., dalam sambutannya.

Lebih jauh dia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk perbaikan sistem dan kinerja di gudep masing-masing. Serta bisa mendata potensi baik peserta didik ataupun pembina.

Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini menerapkan prinsip andragogi dengan beberapa metode role playing, diskusi, curah gagasan, simulasi dan praktek lapangan.

“Peserta yang mengikuti sebanyak 40 orang dari gugus depan yang ada di Kota Mataram,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Sulman Haris dalam laporan menyebutkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu untuk menyatukan persepsi dalam segala bentuk kegiatan baik secara administratif juga kegiatan lapangan seperti upacara dan lainnya.

Diharapkan pasca kegiatan ini akan muncul sebuah gagasan dan rekomendasi untuk bersama sama memajukan gudep khususnya dan Kwarcab pada umumnya dalam distribusi pembantu pembina dan membuat pemetaan dalam data base anggota.

” juga pembina termasuk segudang prestasi yang sudah ada dimaksimalkan untuk aset potensi dikembangkan kedepan,” sambungnya.

Selain itu kegiatan ini diharapkan juga agar nantinya semua PEMBINA dalam melakukan tugas di gugus depan depan mampu mengembangkan pemahaman wawasan serta keterampilan sehingga selalu ter update semua lini dalam Kegiatan kepramukaan.

“meningkatnya penghayatan prinsip dasar kepramukaan, pembinaan golongan, implementasi SKU dan SKK dalam pertemuan rutin dan hal hal lain yang relevan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *