Samalas Institute Apresiasi Program Desa Bersinar

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Direktur Samalas Institute (kanan) saat berkunjung ke Kantor BNNK

Mataram-Setiap tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional setiap tahunnya untuk memperkuat aksi dan kerja sama secara global. Selain itu,mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, melawan penyalahgunaan obat-obatan, dan penjualan obat secara ilegal.

“Dalam peringatan Hari Narkoba Internasional tahun 2019 BNN kota Mataram akan menyiapkan berbagai kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Pagutan Timur kota Mataram. Dipilihnya lokasi tersebut karena terletak di perbatasan Lombok barat dan pariwisata di kota Mataram. Sehingga Pagutan Timur ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan HANI yang jatuh pada tanggal 26 Juni mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNN Kota Mataram H. Nur Rachmat, di Mataram (14/6).

Nur Rachmat juga menegaskan bahwa peringatan HANI 2019, menjadi prihatin bagi semua kalangan di dunia, baik secara Nasional dan Lokal yang mengancam generasi milenial saat ini. Pihaknya terus mengawal dan mempersiapkan kegiatan diantaranya dengan pengukuhan bagi pegiat dan relawan anti narkotika yang bergerak pada bidang pencegahan narkoba di kota mataram.

“Dalam peringatan HANI, nantinya akan melakukan lounching Desa Bersinar (Bersih Narkotika) namun di kota hanya ada Kelurahan yang sudah di SK kan oleh pemerintah NTB. Selain membuat komitmen, BNN melibatkan para relawan anti Narkotika yang sudah dilatih, termasuk tokoh mayarakat, Tokoh Agama, dan tokoh Wanita,”tegasnya.

Hal tersebut dialakukan dengan tujuan kelurahan di kota Mataram bisa bersih dan terjaga dari penyalahgunaan Narkoba yang mengancam generasi muda yang membuat lingkungan dan tatanan sosial yang rusak. Tak menutup kemungkinan akan dikembangkan ke kelurahan yang lain di kota Mataram.

Mengingat peredaran narkoba sudah masuk ke segala lini bahkan termasuk ke wilayah desa. Tentu pihaknya tidak tinggal diam, mereka tetap melakukan pengawasan dan melakukan pelayanan rehabilitasi bagi pengguna tingkat usia anak-anak dibawah umur 18 tahun. karena BNN sendiri sudah mempunyai klinik rehabilitasi.

Mengomentari hal tersebut, Direktur Samalas Institute, Darsono Yusin Sali, mengapresiasi akan dilaunchingnya program Desa/Kelurahan Bersinar. Program ini kata Dia merupakan wujud komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Mataram dan NTB.

Adanya program tersebut lanjutnya tentu akan memberi dampak sistematis bagi upaya semua pihak dalam memberantas peredaran narkotika. Untuk itu, Samalas Institute mengajak semua pihak mendukung program ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *