Rumah Sakit Pendidikan Unram Tampung Pasien Korban Gempa

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Salah seorang pasien korban gempa mendapat perawatan medis dokter rumah sakit pendidikan Unram

MATARAM, POJOKNTB.COM- Rumah Sakit Pendidikan Universitas Mataram menerima pasien korban gempa Lombok. Sejak Senin malam, sejumlah pasien korban gempa sudah dirawat di rumah sakit yang terletak di jalan Majapahit ini.

“Selain itu, Rumah Sakit Pendidikan Unram mulai malam ini juga sudah menerima¬† pasien yang tidak tertampung di rumah sakit lain,” kata Rektor Unram Prof. H. Lalu Husni.

Berdasarkan data pasien, sebanyak empat pasien korban gempa akan dilakukan operasi. Mereka yang akan dioperasi rata-rata mengalami patah tulang.

“Operasi pasien korban gempa di rumah sakit Unram. Pasien fraktur (patah tulang), tibia (tulang kering) kiri. Siang ini rencana operasi empat pasien fraktur,” ungkapnya.

Pascagempa melanda Lombok Minggu malam, wilayah terdampak gempa Lombok kian meluas. Warga terdampak gempa bertambah.

Universitas Mataram di samping menerima pasien gempa Lombok juga kembali menambah bantuan medis. Setelah sebelumnya juga telah mengirimkan bantuan medis di sejumlah posko di Lombok Timur.

“Sudah sejak tadi pagi tim medis Unram berangkat ke KLU dibantu mahasiswa KKN,” kata Rektor Unram Prof. H. Lalu Husni.

Selain itu, Unram juga telah berkoordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Airlangga, Universitas Udayana, dan Universitas Hasanudin untuk meminta bantuan tambahan medis.

“Saya juga juga sudah berkoordinasi dengan Rektor Unud, Unair dan Unhas,” sambungnya.

Dipastikan kata Husni, bantuan tim medis dari ketiga perguruan tinggi negeri tersebut akan tiba di Lombok malam ini. Dan langsung bergerak membantu para korban luka-luka akibat gempa berkekuatan 7.0 SR itu.

“Malam ini tim medis dari ketiga perguruan tinggi tersebut tiba di Lombok dan rumah jabatan rektor menjadi poskonya,” sambungnya.

Diakui bahwa tm medis merupakan paling dibutuhkan bagi korban gempa bumi baik di Lombok Timur maupun KLU. Di samping kebutuhan lain seperti selimut, dan air bersih.

Memang harus diakui bahwa prioritas bantuan saat ini adalah tim medis berdasarkan informasi lapangan. Karena pascagempa, banyak korban luka belum tertangani karena minimnya tim medis. Ditambah lagi kondisi lapangan yang cukup sulit terjangkau di sebagian tempat. Untuk itu, bantuan berupa tim medis jadi prioritas di samping makanan siap saji.

Sebelumnya, Ketua Tim Medis Unram dr. Lina Nuarbity, M.Kes., menjelaskan bahwa tim medis yang dibawa Unram terdiri dari 2 tim medis. Setiap tim medis terdiri dari 1 dokter, 2 perawat.

Mereka membawa obat-obatan dan alat kesehatan lengkap untuk menangani para korban yang sebagiannya masih ada yang belum tersentuh akibat kekurangan tim medis. Adapun lokasi yang dipilih ialah posko di Sembalun, Sajang, obel-obel, dan beberapa titik lainnya.

“Untuk dokter dan satu perawat lainnya stay di lapangan di Sembalun, tim lain mobile,” ungkap dr. Lina.

Sementara beberapa tim rumah sakit juga kini terus berusaha menggalang bantuan dana tambahan untuk membelikan selimut, air mineral, dan terpal serta tikat bagi para korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *