Desa Tanak Beak Gelar Musdes

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LOMBOK TENGAH, POJOKNTB.COM- Puluhan masyarakat, baik pemuda tokoh agama, kepala dusun yang ada di desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, hadir dalam kegiatan Musyawarah Desa (Musdes). Acara yang beralangsung di Ruang Aula Kantor Desa Tanak Beak, Selasa 31/7/18.

Musdes ini dalam pembahasan program di tahun 2019 mendatang. Termasuk perwakilan dari camat batukliang utara hadir mengikuti acara.

Musyawarah yang dipimpin Sekretaris Desa, Samsul Hadi menyampaikan pentingnya acara ini untuk kemajuan desa terlebih di pemerintah daerah kabupaten lombok tengah, Desa wisata menjadi program prioritas utama.

Mengingat potensi yang dimiliki oleh desa tanak beak yang selama ini belum disadari dalam pengelolaan dan pemanfaatan. Namun belakangan ini melihat progres yang dilakukan teman-teman pegiat wisata tanak beak termasuk Pokja yanh diketuai oleh Indra Cahyadi, menginisiasi desa wisata dalam pemanfaatan sumber daya alam yang digalakkan dari dulu belum sepenuhnya diperhatikan oleh pemerintah desa. “Melalui forum ini tahun 2019 program desa wisata tanak beak menjadi program utama disamping program yang lain. Hal ini dalam kemajuan desa, menjadi ikon desa untuk kesejahteraan masyarakat desa,”Jelas Sekdes.

Bukan berarti ini diputuskan sepihak namun kesepakatan bersama yang hadir disini satukan suara, karena melihat peluang kedepan terlebih pada pertengahan bulan Juli lalu tanak beak kedatangan tamu dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mengunjungi desa kita yang sudah mulai dikenal, yaitu situs letusan gunung Samalas 1257 silam, yang berlokasi di dusun Tanak Bengan, dan Taman wisata alam Buah Naga yang ada di Dusun Kebun Indah.

“Kedepan potensi lain yang ada di Tanak Beak akan kita kembangkan bersama dalam menunjang dunia pariwisata dan kenyamanan pengunjung saat berwisata,”Harap Indra saat forum berlangsung.

Berbagai usulan Musdes tetap di tampung, seperti infrastruktur jalan yang rusak yang belum terkaper dalam ADD Desa menjadi tugas bersama. Tapi dengan program desa wisata yang berkelanjutan dan maju permasalahan tersebut bisa diatasi dengan baik.(San)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *