Parpol di Mataram Berebut Kursi Pimpinan DPRD

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

pojokntb.com

MATARAM, POJOKNTB.COM– Pemilihan Legislatif 2019 mendatang partai politik menyiapkan strategi untuk memenangkan pertarungan. Termasuk mengajukan kader terbaik mereka. Demikian halnya Parpol di Mataram telah menyiapkan amunisi untuk merebut pimpinan DPRD.

Catatan Pemilu tahun 2009 lalu di Kota Mataram. Partai Demokrat berhasil meraih kursi terbanyak, sehingga mendapatkan jatah sebagai pimpinan DPRD. Dan, diikuti oleh PDI P dan Golkar.
Sementara, Pemilu di 2014 lalu. Partai Golkar mendominasi perolehan kursi. Partai berlambang beringin ini, mendapat sembilan kursi dan mendapat jatah pimpinan DPRD. Sedangkan, Partai Demokrat terdepak dari jatah pimpinan DPRD dengan empat kursi.
Tak disangka, justru Partai Gerindra mendapatkan enam kursi mengungguli PDI P dengan lima kursi.

Pileg 2019 kata Ketua Bapilu DPC PDI P Kota Mataram, I Gde Wiska, DPP menargetkan mendapat suara 24 persen suara di masing – masing daerah. Hal ini sudah terlihat pada Pemilu 2009 dan 2014 lalu perolehan suara diperoleh PDI P di Mataram. Meskipun demikian, PDI P tetap akan mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2009 dan 2014.

“Kalau kita melihat perolehan suara PDIP dengan Gerindra jauh lebih besar. Selisih sekita 4 ribu suara. Tapi kita kalah di Kecamatan Mataram,” kata Wiska, Selasa (10/7).

Hasil evaluasi telah diatur strategi untuk mendulang suara lebih banyak. Ini dimulai dengan mengkombinasikan calon legislatif dari kader dan non kader. Non kader terutama berasal dari tokoh masyarakat.

PDI P memprioritaskan mempertahankan jatah kursi pimpinan yang ditorehkan selama ini.
“Bila perlu jika dipercaya oleh masyarakat kita menargetkan Ketua DPRD,” tegasnya.

Penambahan dapil dari sebelumnya lima menjadi enam tidak jadi masalah. Wiska mengakui PDI P lemah di Kecamatan Sekarbela, sehingga ditargetkan mendapat satu kursi di dapil Sekarbela.

Pembina Partai Gerindra, H. Muhtar mengatakan, semua Parpol termasuk Partai Gerindra memiliki target untuk mendapatkan jatah pimpinan di parlemen. Karena, Partai Gerindra sebagai partai besar harus diperhitungkan oleh Parpol lainnya.

“Saya kira ini bukan harapan lagi, tapi target dari semua Parpol. Termasuk Partai Gerindra,” katanya.

Penambahan dapil menurutnya, tidak jadi masalah. Bahkan, akan jadi keuntungan bagi Partai Gerindra.

Partai Golkar sebagai partai yang memiliki paling banyak kursi di DPRD Kota Mataram, memiliki optimisme mendapatkan kursi lebih banyak pada Pemilu 2014 lalu. Apalagi dengan persepsi Partai Golkar yang semakin membaik dari sebelumnya.

“Target kita harus lebih baik dari yang kemarin (2014),” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram, H. Mohan Roliskana.

Keyakinan ini diperkuat Mohan, dengan mengusulkan kader – kadernya yang memiliki kekuatan dan basis massa. Pencalonan kader dilakukan melalui mekanisme ilmiah atau pendekatan survei.

Parpol Belum Mendaftar
Sementara itu, sejak dibuka pendaftaran Caleg tanggal 4 – 17 Juli. Sampai satu pekan ini, Parpol belum ada yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram.

“Sampai sekarang belum ada yang daftar,” kata Komisioner KPU Kota Mataram, Bedi Saparwadi.

Bedi menyarankan Parpol yang ingin mendapatkan pelayanan prima, agar menginformasikan sehari sebelum mengantar berkas persyaratan administrasi mereka ke KPU.
“Kapan pun Parpol datang kita terima,” tambahnya. (cem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *