Antisipasi Kecurangan PPDB, APH Diminta Kawal Sekolah Favorit

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MATARAM, POJOKNTB.COM– Guna mengantisipasi berbagai kecurangan pelaksanaan PPDB, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta mengawal seluruh proses pelaksanaan PPDB.

Kepala SMPN 18 Mataram H. Mohammad Zulkifli menilai potensi kecurangan pelaksanaan PPDB sangat besar. Terutama terjadi pada penerimaan jalur prestasi.

Dia menilai, jalur prestasi rawan disalahgunakan. Terutama oleh sekolah-sekolah favorit. Sementara bagi sekolah pinggiran seperti di tempatnya, jalur ini tak mungkin dilirik.

Untuk itu, dia meminta agar APH turun terlibat mengawasi adanya potensi kecurangan yang mungkin saja dilakukan. Seperti adanya penambahan rombongan belajar, surat sakti, dan lain sebagainya.

“Saya sih masih ragu ragu dan sanksi tidak ada kecurangan. Banyak cara orang melakukan titip menitip ini. Banyak lubang istilahnya. Lubang tikus kan banyak,” kata Zulkifli.

Sebagai kepala sekolah dengan pengalaman mengajar selama 38 tahun, Zulkifli paham betul bagaimana terjadinya permainan saat PPDB berlangsung. Modusnya beragam.

Dia mencontohkan, sekolah dapat saja menambah jumlah rombel dengan strategi menaikkan jumlah siswa perkelas. Tiap kelas dapat ditambah 2-3 orang dari ketentuan 32 orang. Sehingga dapat bertambah jadi 36 orang. Bayangkan jika sekolah tersebut memiliki 10 rombel, maka tambahan 2-3 orang tersebut sudah dapat menambah satu rombel.

“Nanti kelihatan pas proses belajar mengajar. Makanya coba evaluasi selama sebulan sebelum belajar pasti ada penambahan siswa,” ungkapnya.

Sehingga jika nantinya kelebihan, APH harus mengusutnya. Sehingga sekolah juga dapat diberi sanksi. Selain itu motif seperti itu harus dilacak APH agar aturan PPDB dapat ditegakkan.

“Ombudsman, kejaksaan harus turun. Lihat jumlah siswa yang ril diterima. Jangan lihat data tertulis. Kalau alasannya karena siswa pindahan, coba lacak dimana asal sekolahnya,” beber mantan Kasek Spendu ini.

Lebih jauh, apa yang diutarakannya tak lebih dari upayanya untuk saling mengingatkan satu sama lainnya. Di samping sebagai cara agar aturan PPDB dapat dilaksanakan dengan benar sesuai aturan. Sehingga harapan besar PPDB terjadi pemerataan murid dapat terwujud tahun ini.

Sebagai dampak kecurangan PPDB ialah tidak terjadinya pemerataan siswa di semua sekolah. Penumpukan siswa hanya terjadi di sekolah tertentu. Hal inilah yang tak diinginkan pihaknya terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *