Yayasan Darul Hikmah Desa Darek Wisuda Ratusan Siswa

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Yayasan Darul Hikmah, Desa Darek, Lombok Tengah menggelar acara wisuda diikuti ratusan siswa

LOTENG, POJOKNTB– Yayasan Darul Hikmah, Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, kembali mewisuda 143 siswa berbagai jenjang pendidikan, pada Minggu (13/5). Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy, dan ratusan orang tua murid.

Adapun rinciannya ialah jenjang Raudatul Athfal (RA) diikuti 38 orang siswa, jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) diikuti 25 orang, Madrasah Tsanawiyah (MTS) sebanyak 37 orang, dan jenjang pendidikan Madrasah Aliyah (MA) diikuti 42 orang.

Mewakili Yayasan Darul Hikmah, Jahri, S.Pd., dalam sambutannya mengemukakan bahwa wisuda yang digelar pihaknya merupakan salah satu kegiatan rutin dua tahun terakhir. Pelaksanaan wusuda dilakukan di akhir tahun dan diikuti semua jenjang pendidikan di bawah naungan yayasan.

“Acara wisuda diikuti 143 orang. Untuk jenjang Raudatul Atfal sebanyak 38 orang, MI sebanyak 25, MTS sebanyak 37 orang dan MA 42 orang,” ujarnya merinci jumlah siswa yang diwisuda.

Penyematan toga terhadap salah satu siswa RA

Sukses pelaksanaan acara wisuda yang merupakan kedua kalinya ini tidak terlepas dari hubungan baik semua pihak, baik yayasan maupun masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih.

Di sisi lain, Jahri juga mengungkapkan bahwasanya yayasan yang dikelolanya betul-betul murni dengan tujuan mulia, yakni ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan ilmu agama.

“Ucapan terimakash kepada bapak ibu walisantri yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik putra putrinya kepada kami,” kata Jahri mengucap syukur.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPD RI Dapil NTB, Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy, dalam kesempatan itu berharap agar para siswa yang diwisuda dapat memberi manfaat bagi sekitarnya. Termasuk dia berharap agar khususnya siswa MA dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi.

“Semoga bisa terus meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harap Suhaimi.

Pada kesempatan itu, Suhaimi juga mengingatkan kepada para siswa agar mampu menghadapi tantangan ke depan, terlebih tantangan yang dihadapi sangat kompleks. Caranya ialah dengan mendisiplinkan diri agar tetap berada pada jalur yang benar.

Selain itu, mantan Kanwil Kemenag NTB itu juga mengingatkan bahwa bangsa Indonesia merupakan negara besar. Untuk itu banyak yang ingin merongrong negara kita. Cara mereka menyerang bukan dengan cara militer, tapi mereka rongrong dengan berbagai cara dan lini kehidupan, seperti narkoba dan pergaulan negatif lainnya.

“Serangan pertama adalah narkoba dari berbagai negara, dari Cina dalam jumlah berton ton datang ke Indonesia dan juga dari negara lain yang ingin melumpuhkan anak generasi kita. Sehingga kita tidak lagi bersaing dengan negara lain.Serangan lain ialah melalui pergaulan,” tukasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *