SMK Pelayaran Mataram Gunakan Standar Internasional

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baiq Yusriana bersama para taruna SMK Pelayaran Mataram saat menjadi bagian pada kegiatan MNEK 2018

MATARAM, POJOKNTB– SMK Pelayaran Mataram jadi satu-satunya sekolah pelayaran di NTB yang menggunakan standar internasional. Hal itu ditandai dengan sarana dan prasarana fasilitas pendidikan di tempat ini yang juga sudah memenuhi standar internasional.

Kepala SMK Pelayaran Baiq Yusriana, mengemukakan bahwa sekolah yang dipimpinnya dari aspek Sapras telah memenuhi kualifikasi standar internasional sebagaimana yang telah disyaratkan International Maritime Organisation (IMO) yang tertuang dalam STCW 1978 amandemen Manila tahun 2010.

Capaian luar biasa dari SMK Pelayaran Mataram juga tercatat sebagai salah satu SMK Pelayaran di Indonesia yang mampu meraih Sertifikat Approval dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

”Alhamdulillahnya kita sudah proses pembelajaran internasional,” ujar Yusriana menjelaskan.

Diakui bahwasanya tidak mudah meraih sertifikat Approval itu. Sertifikat Approval dibutuhkan bagi semua sekolah pelayaran. Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan RI mensyaratkan SMK Pelayaran meraih Aproval untuk mengeluarkan ijazah.

“Karena ijazah dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Sehingga sekolah sekolah itu diminta untuk menyiapkan standar Aproval yang sudah ditentukan oleh IMO,” jelasnya.

Selain itu, dengan adanya Sertifikat Approval, maka lulusan SMK Pelayaran, diberikan lisensi sebagai perwira kapal untuk bekerja di atas kapal baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk itu beberapa waktu lalu, SMK Pelayaran Mataram juga telah mengadakan MoU dengan PT. Seagul di Singapura untuk pengadaan peralatan sekaligus paket pelajaran sebagaimana yang dituntut IMO.

“Karena standar internasional. Jadi kita beli password. Sehingga proses pembelajaranya berstandar internasional maritime organization,” sambung Yusriana, seraya menyebut kini masing-masing taruna di SMK Pelayaran mempunyai password sendiri.

“Ini langkah awal kerjasama internasional,” tukasnya.

Apa yang telah dilakukan pihaknya merupakan bagian dari upaya dalam menyiapkan SDM yang professional melalui peralatan pendukung yang dapat membantu dalam mengukur kompetensi pelaut secara objektif. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *