Perkuat Posisi PTS, ABPPTSI Terbentuk

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Dr. H. Hazmi Hamzar

MATARAM, POJOKNTB– Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mempunyai tantangan kompleks di masa kini. Untuk itu, guna memperkuat posisi PTS Pengurus Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) NTB terbentuk. TGH. Hazmi Hamzar dilantik sebagai Ketua ABPPTSI dan H. Marinah Hardi sebagai Sekretaris.

Dalam sambutannya, Pengurus Pusat ABPPTSI Prof. Thomas, menjelaskan bahwa keberadaan ABPPTSI sebagai organisasi tempat bernaung seluruh PTS. Banyak agenda yang perlu membutuhkan perhatian dari lembaga ini.

“Organisasi inilah tempat anggota ini mengadu, menangis, tempat para anggota menyampaikan masalah yang dihadapi,” urainya.

Jika suatu masalah tidak dapat diselesaikan di daerah, lemparlah ke pusat. Biar pusat yang selesaikan karena relatif  gampang. Untuk itu, ABPPTSI harus berfungsi optimal.

Di samping itu, Prof. Thomas mengingatkan agar organisasi ini harus steril dari kegiatan politik praktis. Organisasi ini adalah organisasi pendidikan tinggi, harus teril dari kegiatan politik praktis.

“Organisasi ini independen tempat bernaungnya berbagai aliran, agama. Kalau ada masalah pasti dikomunikasikan dengan pemangku kepentingan daerah. Fokus perbaiki kualitas. Supaya dapat akreditasi baik,” urainya.

Sementara itu, Ketua ABPPTSI NTB TGH. Hazmi Hamzar, mengungkapkan terdapat 56 PTS di NTB. Kedepan semua PTS harus berkualitas. Diakui, bahwa saat ini banyak tantangan yang dihadapi PTS. Salah satunya soal jumlah peminat yang masuk ke PTS. Dimana jumlahnya masih kalah jauh dari PTN seperti Unram.

Di lain pihak, kualitas PTS di satu sisi masih kurang. Dibutuhkan upaya serius membenahi PTS. Satu diantara solusi lain yang perlu dilakukan adalah dengan merger sejumlah PTS. Untuk tahap pertama, Stikes Yarsi dan UNTB akan dimerger. Kesepakatan merger telah disampaikan pembina dua Yayasan tersebut Drs. H. Lalu Azhar.

“Nanti disusul oleh Hamzar. Ada STKIP Hamzar,” urainya.

Sebelumnya, Kadis Dikbud NTB H. Muhammad Suruji, saat memberi sambutan mengingatkan perlunya PTS saling perkuat diri melalui asosiasi ini.  Agar bagaimana satu sama lain saling menguatkan dan berbagi resources yang ada di masing-masing PTS.

“PTS yg lain bisa bantu PTS yang lain.

Satu PTS dengan yang lainnya tidak saling mengganggu. Belum menguatkan satu sama lain,” ujar Suruji.

Dia pun meminta agar PTS saling membantu. Misalnya untuk asistensi untuk akreditasi dan yang lainnya. Artinya tidak akan pernah berkurang apa yang kita miliki, bahkan akan terus bertambah.

“Bagaimana membangun jejaring kerjasama satu dengan yang lainnya”

Dia pun mengingatkan agar semua PTS dilibatkan sehingga pada waktunya ada PTS yang mampu menyaingi Unram.

“Dan Unram pun tidak akan minder jika ada PTS yang mampu seperti Unram. Justeru Unram berbangga karena salah satu tugas PTN adalah membina PTS. Sharing resources SDM tenaga pengajar,” ungkapnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *