Dua Daerah Berbeda Belajar ke MAN 2 Mataram

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Warga MAN 2 Mataram saat menyambut kedatangan tamu

MATARAM, POJOKNTB– Kemenag Kota Metro Lampung bersama Kepala MI, MTs, MA se Kota Metro Lampung dan rombongan dari MAN 3 Tangerang berkunjung ke MAN 2 Mataram dalam rangka Studi Banding di hari yang berbeda secara berturut.

Kepala MAN 2 Mataram H. Lalu Syauki MS mengatakan, suatu kehormatan bagi pihaknya atas dipilihnya MAN 2 Mataram sebagai tujuan Studi Banding oleh dua rombongan berbeda secara beruntun.

Bagaimana tidak, pada Senin 7 Mei 2018 lalu, pihaknya kedatangan tamu dari Kemenag Kota Metro Lampung bersama Kepala MI, MTs dan MA yang berjumlah 50-an orang. Kemudian pada Rabu 9 Mei 2018, rombongan dari MAN 3 Kertanegara juga tiba dengan jumlah 42 orang.

“Kita merasa bangga karena dua rombongan yang berbeda jadikan MAN 2 Mataram sebagai tujuan Studi Banding di minggu yang sama,” katanya.

Kedatangan kedua rombongan berbeda di minggu yang sama itu lanjutnya, disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, berdasarkan pengakuan dari mereka, MAN 2 Mataram dinilai sangat pantas sebagai lokasi Studi Banding. Lantaran, dari beberapa informasi yang diserap. Disebutnya MAN 2 Mataram memiliki cukup banyak prestasi, baik di bidang Akademik maupun Non Akademik.

Dengan begitu, para rombongan mengaku ingin mengambil pelajaran atas prestasi yang dimiliki dan diraih siswa siswi MAN 2 Mataram. Mendengar hal tersebut, Syauki selaku pimpinan mengaku sangat menghargai penilaian dari pihak luar.

Sehingga pihaknya pun berbagi kiat dan metode dengan kedua rombongan tersebut. Dengan harapan semua siswa baik di MAN 2 Mataram maupun yang datang Studi Banding bisa meraih yang lebih memuaskan dalam hal prestasi.

“Kita langsung saling berbagai kiat dan metode, setelah dua rombongan memeriksa fasilitas kami,” tambahnya.

Sementara, Humas MAN 2 Mataram Sumber Hadi mengungkapkan, mereka Studi Banding sekaligus sama sama belajar antara pihak MAN 2 Mataram dengan dua rombongan tersebut. Karena pihaknya juga mengaku, informasi tentang kemajuan di luar sangat perlu untuk diketahuinya, bahkan bisa saja di adopsi pihaknya.

Sehingga pihaknya mengaku tidak terpaku pada ditujunya sebagai lokasi Studi Banding. Namun pihaknya juga cermat mengambil momen untuk bertukar informasi.

Sehingga apa yang menkadi kekurangan di Madarasahnya bisa dilengkapi dengan bertahap. Adapun sisi lain yang disyukuri pihaknya adalah, dengan adanya pihak luar datang Studi Banding itu. Peminat pariwisata NTB juga semakin tinggi peningkatannya.

“Mereka belajar, kita juga belajar, bahkan dengan adanya kegiatan ini pariwisata kita akan makin dikenal,” tutupnya (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *