Sitti Rohmi: Barisan Perempuan Harus Berdaya Saing

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MATARAM, POJOKNTB– Satu-satunya calon perempuan di pemilihan gubernur (Pilgub) NTB, Dr. Sitti Rohmi Djalilah, melihat urgensi pendidikan perempuan sebagai salah satu prioritas kebijakan ke depan. Sebab, kekuatan sebuah negeri ditopang oleh nilai-nilai luhur yang bermula dari bagaimana perempuan mendidik lahirnya generasi masa depan yang berperadaban.

“Perempuan itu, ibu kita adalah madrasah (pendidikan, red.) pertama kita. Al-um madrasatul ula. Kemampuan seorang ibu memberikan didikan yang baik untuk anak-anaknya akan menghasilkan generasi yang gemilang di kemudian hari,” jelas rektor yang murah senyum ini.

Di momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini, ia menegaskan, sudah seharusnya setiap perempuan NTB, khususnya generasi milenial, mendapatkan pendidikan yang layak.

Sejarah panjang pendidikan di Indonesia, bahkan di negara-negara maju, tutur kakak kandung Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi ini, masih terbilang minim.

Streotip “hanya” berurusan dengan perkara domestik, di kasur, di dapur dan di sumur, yang kerap dialamatkan kepada kaum hawa, berkonotasi lemahnya motivasi mereka untuk beranjak pada pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karna itu, janji Rohmi, sebagai kandidat pemimpin perempuan dirinya mengagendakan upaya-upaya kebijakan yang lebih sensitif gender.

Ditekankannya, urgensi penting dari visi pasangan Zulrohmi (Dr. Zulkieflimansyah – Dr. Sitti Rohmi Djalilah) jika terpilih adalah mendorong lebih jauh terbitnya kebijakan politik yang memberi ruang pemberdayaan dan pendidikan yang lebih luas bagi kaumnya.

“Tentu, sebagai seorang ibu, seorang perempuan, saya sangat berkepentingan pada sektor (pendidikan, red) yang satu ini. Sebagai orang yang juga dekat dengan dunia pendidikan, kan saya ini rektor, jadi perempuan pun harus pintar. Ibu yang cerdas menghasilkan anak yang cerdas pula. Penelitian juga bilang gitu. Jadi, untuk menghasilkan generasi NTB yang cerdas, ibunya harus cerdas dulu. Caranya, ya harus ada prioritas pendidikan yang lebih baik bagi perempuan tadi”, tilik cucu Pahlawan Nasional Maulana Syaikh TGH. Zainuddin Abdul Majid, di sela-sela acara kemendagri, di Hotel Grand Legi, kamis (03/05).

Di kesempatan itu, calon yang identik dengan jilbab hijau ini secara khusus menyampaikan untuk seluruh perempuan NTB bahwa inilah momentum untuk bangkit dan berjuang bersama mewujudkan hadirnya sejarah baru pemimpin wanita di Pulau Seribu Masjid.

Ikhtiar menjadikan NTB sebagai mercusuar pendidikan yang mengangkat harkat martabat perempuan yang setara dengan laki-laki sudah relevan dengan perkembangan zaman. Titik tolak dari perjuangan perempuan, gagasnya, adalah dengan mengawal setiap kebijakan yang berkeadilan dan mendukung nilai-nilai keperempuanan.

“Oh ya, ada juga pejuang-pejuang cantik kita. Ada pasukan jilbab ijo. Beberapa waktu ada pasukan yang namanya zaman now banget. Itu pasukan Baper namanya, barisan perempuan yang seminggu lalu deklarasi dukung perjuangan kita di Loteng kemarin itu. Gerakan mereka luar biasa. Salam saya untuk mereka. Ayo barisan perempuan, terus semangat dan berjuang untuk NTB yang semakin baik, untuk perempuan yang semakin maju dan berdaya saing,” pungkas Rohmi menginjeksi semangat perjuangan perempuan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *