SDN 2 Ampenan Geliatkan Budaya Literasi

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Siswi SDN 2 Ampenan sedang membaca buku

MATARAM, POJOKNTB- Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Ampenan, wajib membaca buku minimal 30 menit sebelum mengikuti pelajaran di kelas. Kebiasaan membaca tersebut merupakan bagian dari program Penumbuhan Budi Pekerti (PBP) sekolah tersebut.

“Siswa bebas membaca buku apa saja, asal buku yang mendidik,” kata Hartati, S.Pd, Kepala SDN 2 Ampenan, Senin 19 Maret 2018.

Lebih jauh dia menjelaskan, program membaca buku sebelum pelajaran dimulai diharapkan dapat menumbuh kembangkan potensi masing-masing siswa.

Di samping itu, kegiatan ini juga untuk menanamkan budaya membaca di kalangan siswa. Menurutnya, pihaknya selalu menghimbau para siswa untuk rajin membaca, dimana saja jika memiliki waktu luang.

Seorang guru memperlihatkan suasana belajar para siswa di tengah geliat budaya literasi sekolah

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meresmikan Program Penumbuhan Budi Pekerti (PBP). Hal ini mengingat fakta bahwa budaya literasi Indonesia ternyata terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti Programme for International Student Assesment (PISA).

PISA yang melakukan penelitian setiap tiga tahun sekali itu menunjukkan skor ujian literasi matematika pelajar Indonesia adalah 375 dan berada pada peringkat 64. Skor literasi membaca 396 dengan rangking 61 dan skor literasi sains 382 pada peringkat 64. Oleh karena itu, pihaknya kini senantiasa menggencarkan bagi siswa di dalam kelas. (ica)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *