Kenapa Harus Pemimpin Muda

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Oleh: Hamroni (Wakil Ketua KNPI NTB)

Dari ke tujuh  sosok orang nomor wahid di negeri ini, Soekarno adalah pemimpin termuda di Indonesia, ia menjadi presiden di usia 44 tahun dan berkuasa selama 20 tahun. Kemudian Soeharto yang menjadi presiden di usia 46 tahun dan berkuasa selama 31 tahun. Sedangkan lima sosok pemimpin lainnya mereka menjadi presiden di usia 50 tahunan bahkan 60 tahunan……………

Ada beberapa fakta menarik soal kepemimpian di Negara kita Indonesia diantaranya :

pertama : pemimpin muda mampu memimpin negeri ini lebih lama daripada pemimpin tua, 20 bahkan 30 tahunan, terlepas dari kegagalan mereka dalam mengukir akhir masa kepemimpinannya.

Kedua : pemimpin muda mampu mengangkat citra, harkat dan martabat bangsa di mata dunia daripada pemimpin tua.

Fakta selanjutnya adalah bagai mana Provinsi NTB di saat di pimpin oleh seorang pemuda (TGB ) yang pada saat beliau naik jadi gubernur masih berumur 36 tahun, tapi mampu mengukir serta mendapat penghargaan bukan hanya di dalam tapi juga dari luar negeri.

Barangkali masih hangat dalam ingatan atau pernah membaca sejarah bagaimana sosok Soekarno sang proklamator Indonesia yang dihormati dan disegani oleh bangsa-bangsa di dunia karena kepiawaiannya dalam berpidato. Barangkali pula masih ingat atau membaca sejarah bagaimana sosok Soeharto yang dikenal sebagai ahli strategi di Asia Tenggara.

Tanpa bermaksud menganggap lemah sosok pemimpin tua (yang berusia di atas 50 tahun-an), fakta berbicara, kala negeri ini dipimpin oleh mereka, harkat dan martabat bangsa tidak terlalu diperhitungkan bahkan ‘dilecehkan’ oleh bangsa lain.

Apakah hal ini menunjukkan adanya hubungan korelasi antara kekuatan dan kelemahan bangsa Indonesia dengan usia pemimpinnya? Yang pasti, aspek usia bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan seorang pemimpin dalam memajukan suatu bangsa. Namun tidak pula dipungkiri bahwa pemimpin muda memiliki  semangat, nafas, dan kekuatan lebih daripada pemimpin berusia tua.

Dari beberapa daerah yang di pimpin oleh kalangan pemuda ternyata mampu dan bisa bersaing dengan pemimpin yang lebih tua umurnya. Lihat saja bagai mana  wali kota Bogor Bima Arya yang di angkat menjadi wali kota baru berumur 43 tahun, dan sekarang kita saksikan bagai mana manuper Bima Arya di saat memimpin Kota Bogor, mampu dan bisa bersaing dengan daerah lain yang pimpin oleh kalangan yang lebih Tua.

Berbicara Lombok Barat ke depan, perlukah daerah ini menghadirkan pemimpin berusia muda untuk membawa daerah ini kepada kemajuan, menuju suatu peradaban gemilang, mengangkat citra, harkat dan martabat di mata nasional ?

MAKA JAWABANYA ADALAH YA …………….

HARI ini lombok barat akan memilih pemimpinya dalam jangka waktu 5 tahun ke depan, di sana ada sosok Nauvar Furqoni Varinduan pemuda berdarah  Lombok barat dan berumur di bawah 40 tahun. di sana ada sosok TGH. Muammar Arafat pemuda yang di besarkan di kalangan pondok pesantren serta keturunan ulamak besar di daerah ini di usia yang sangat muda mereka berdua sudah mampu mengetarkan dunia politik Lombok Barat, bahkan mampu bersaing dengan politisi senior yang lainya.

Mereka berdua adalah pemuda-pemuda hebat, cerdas, visioner, berusia di bawah 40 tahun-an, punya kapabilitas untuk memimpin Daerah ini.

Lombok Barat perlu sosok pemimpin muda cerdas, religious dan visioner untuk menghantarkan daerah ini menjadi kuat dan bermartabat di mata Nasional. Sosok pemimpin muda yang mampu membangkitkan semangat juang rakyatnya untuk membangun peradaban. Sosok pemimpin muda yang otaknya Lombok barat, hatinya Lombok arart, dan tulang punggungnya Lombok Barat.

SEMOGA pemimpin muda tampil memimpin DAERAH LOMBOK BARAT.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *