Empat Kandidat Cagub-Cawagub Komitmen Tak Mainkan Isu Sara

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MATARAM, POJOKNTB- Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju dalam pilkada NTB 2018, berkomitmen untuk tidak memainkan isu Suku Agama Ras dan Adat Istiadat (SARA).

Komitmen keempat pasangan calon, Suhaili-Amin, Ahyar-Mori, Zul-Rohmi dan Ali-Sakti diucapkan dalam deklarasi kampanye damai yang diprakarsai oleh KPU NTB.

Tidak hanya mengucapkan janji saja, namun komitmen untuk berkampanye tidak menggunakan isu isu yang dapat memecah belahkan NTB tersebut juga ditunjukkan dengan menandatangani pernyataan sikap.

Ada enam butir pernyataan sikap yang diucap sertai di tandatangani oleh keempat pasangan gubernur dan wakil gubernur NTB, yaitu:

1. menjakankan proses tahapan pemilihan gubmur dan wakil gunemrur NTB 2018 secara damai bebas politik uang demokratis berintegritas  dan bermartabat..

2. menjakankan proses tahapan pemilihan gubmur dan wakil gunemrur NTB 2018 tanpa ujaran kebencian dan tanpa isu sara.

3. ‎tidak akan melakukan intimidasi dan kekerasan dalam kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubenrur tahun 2018.

4. ‎siap menang siap kalah dan siap meneriah hasil pemeilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018 sesuai dgn ketentuan yang berlaku.

5. ‎ikut memelihara stabilitas daerah dan negara yg kondusif  baik pada saat tahapan maupun pasca tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018

6. ‎berkomitmen kuat dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.

Saat mengucap dan menandatangani pernyataan sikap yang nantinya diharapkan tidak hanya dimulut semata namun juga tentunya dapat diimplementasikan tersebut disaksikan oleh KPU dan Bawaslu NTB,Kapolda NTB dan Danrem 162/WB serta para pendukung pasangan calon.

Pada kesempatan tersebut ketua KPU NTB,Lalu Aksar Ansori mengatakan bahwa pelaksanaan deklarasi kampanye damai  untuk mewujudkan komitmen para  calon.

“Komitemen tidak hanya dengan ungkapan hati  tapi lahir dari  hati dan keteladanan dari calon pemimpin daerah kita,” ungkapnya, Minggu (18/2) pagi.

Selain itu menurutnya bahwa kegiatan yang dirangkai dengan pawai tersebut  yaitu KPU  ingin mempublikasi secarah luas kepada masyarakat  tentang pasangan calon yang telah ditetapkan dan bisa menyapa masyarakat luas.

Pada kesempatan tersebut Aksar juga  menitip pesan bahwa pelaksanaan kampanye yang sangat pajang hingga  empat bulan lebih  ini dirasa sangat cukup ruang bagi  paslon dalam menyapa masyarakat hingga ke pelosok pelosok di NTB untuk menyampaikan visi misi.

“Tentu harapan kami agar tahapan kampanye ini bisa menjadi ruang pendidikan masyarakat paslon bisa mendidik masyarakat sebagai agenda besar utk menjawab perosalan NTB, tapi bukan hiruk pikuk untuk menggunakan isu SARA  karena itu kita jauhkan hiasan di media dari berita yang hoak, tapi buat masyarakat untuk bisa menyimpulkan siapa yang akan memimpin NTB,”pungkasnya.

Sementara itu pawai kendaraan yang dikuti oleh para pasangan calon menempuh rute dari depan KPU NTB hingga ke perempatan Sweta Cakranegara dilepas oleh ketua KPU NTB ditandai dengan pelesan balon dan burung merpati. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *