Wagub Resmikan Kampung Wisata Halal “Kangkong

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, S.H., M.Si menegaskan Wisata halal bukan hanya soal halal haramnya makanan, tapi juga bagaimana perilaku kita menerima dengan baik wisatawan yang berkunjung ke daerah kita.

Saat meresmikan Kampung Wisata Halal “Kangkong” di jalan merpati Karang Jangkong Cakranegara Mataram, Rabu (10/1/2018), Wagub kelahiran Sumbawa ini menyatakan sangat mendukung kelompok Darwis (sadar wisata) yang telah menggagas pusat kegiatan kampung wisata halal “Kangkong” di lingkungan Karang Jangkong Kota Mataram yang menyajikan beragam produk industri kerajinan rakyat, produk seni budaya dan  kuliner.  Ia berharap kampung wisata halal itu akan dapat  menjadi inspirasi dan motivator bagi lingkungan lainnya dalam memajukan wisata halal di seluruh wilayah NTB.

“Terutama menjadi pilot project dalam meningkatkan kreativitas seni budaya dan kuliner khas daerah dalam mendukung perkembangan pariwisata halal kedepannya,” harap Wagub.

Lebih lanjut Wagub berpesan agar kegiatan seperti ini bisa ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk masa yang akan datang. Menurut Amin dengan berkembangnya sektor pariwisata maka akan membuat semua sektor lainnya akan ikut bergerak dalam meningkatkan kesejahteraan  ekonomi masyakat.

“Kegiatan seperti sekarang ini saya lihat sangat strategis,” ujarnya sembari mengungkapkan bahwa besarnya berkomitmen bersama dalam memajukan industri pariwisata NTB, kini telah menunjukkan hasil nyata, berupa pertumbuhan industri pariwisata di NTB  mengalami kenaikan sebesar 22 persen.

Senada dengan Wagub, Anggota DPD RI perwakilan NTB, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, S.H berharap hal-hal kreatif dan bermanfaat seperti ini dapat didukung penuh oleh pemerintah daerah.

“Saya sangat senang menghadiri acara yang bermanfaat dan kreatif seperti ini karena kegiatan ini bisa kita lihat sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat membantu pemerintah mewujudkan kemajuan disektor pariwisata. Saya minta ibu-ibu kreatif yang ada dilingkungan karang jangkong bisa menularkan kegiatan ini kepada generasi muda agar kegiatan ini dapat terus berlanjut. Saya juga berharap pemerintah daerah kita dan stakeholders terkait akan terus mendukung kegiatan baik ini,” harapnya.

Selanjutnya Wakil Gubernur mengunjungi 16 stand makanan dan jajanan. Mulai dari makanan khas sasak seperti olah-olah, jangan kelaq ares, sate pusut sampai jajanan pasar dijajakan disepanjang jalan merpati Karang Jangkong. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat dan antusias masyarakat yang ikut menyemarakkan acara tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *