Puluhan Murid MTS Islahul Muslimin Belajar ke Museum

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Para murid sedang diberi arahan sebelum masuk ruang pameran museum

MENTARAM- Sebanyak 87 murid MTS Islahul Muslimin, Senteluk, Kecamatan Batulayar, berkunjung ke Museum NTB, Rabu (3/1/2018). Kunjungan ini dalam rangka belajar dan untuk mengenalkan warisan kebudayaan leluhur pada para murid.

Kepala MTS Islahul Muslimin, Senteluk, Batulayar, Lobar, Baehaki Assubki menegaskan kunjungan para muridnya untuk belajar langsung tentang warisan kebudayaan masyarakat NTB.

Selama ini kata Baehaki, para murid hanya mengenal benda cagar budaya yang merupakan warisan leluhur dari buku saja lewat mata pelajaran seni budaya.

Namun kali ini, murid-murid diajak belajar dan melihat secara langsung apa yang selama ini mereka pelajari.

“Bagaimana kehidupan, ada mata pelajaran hanya teori yang kita dengar,” ujarnya mendampingi murid.

Di samping itu, Baehaki mengaku saat ini madrasah masih dalam kondisi libur dan belum aktif belajar. Kesempatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk berlibur ke sejumlah tempat wisata, salah satunya juga museum sebagai tempat berlibur dan juga belajar.

“Karena kemarin pas waktu libur itu kemarin kita gak libur, nah sekarang kita libut. Museum karena ada aspek edukasi. Santri kami banyak dari pelosok belum lihat yang seperti ini,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, berlibur ke museum jadi pilihan supaya mereka mengenal  budayanya sendiri. Mengingat selama ini banyak di antara mereka yang tidak tahu bahkan lupa terhadap sejarah mereka.

Oleh sebab itu, aspek pendidikan dari kunjungan ini sangat penting menjadi bagian tak terpisahkan dari tujuan berkunjung.

“Itulah mereka dapat belajar disini,” terang Baehaki.

Sementara itu, salah seorang petugas pemandu museum Bunyamin, dalam arahannya di hadapan puluhan pengunjung meminta agar para pengunjung senantiasa menjaga kebersihan. Termasuk tidak makan dan minum saat masuk ke dalam galeri museum.

Kepala Museum NTB, Zubair Muslim, menjelaskan dari tahun ke tahun jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan, terutama dari kalangan pelajar dan siswa.

Peningkatan tersebut kata Zubair, saat ini tidak terlepas dari tingginya kesadaran masyarakat terutama dari dunia pendidikan dalam melihat museum sebagai tempat yang menarik untuk belajar.

“Jelas peningkatan banyak. Kesadaran pendidikan, lembaga pendidikan cukup tinggi. Buktinya mereka datang berkunjung,” jelasnya.

Pihaknya pun bersyukur dengan kesadaran tinggi itu kunjungan ke museum terus meningkat. Bahkan tak jarang ada semacam himbauan khusus juga bagi sekolah untuk membawa para muridnya berkunjung dan belajar ke museum.

“Harus studi banding ke museum,” tukasnya. (dys)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *