HIPMI NTT-Mataram Kecam Pernyataan Mendikbud

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pendemo membentangkan spanduk protes ke Mendikbub

Puluhan mahasiswa berbagai kampus yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Islam ( HIPMI ) NTT- Mataram menggelar aksi demonstrasi di kantor Dikbud NTB, Senin (18/12). Aksi digelar untuk mengecam pernyataan Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy yang dianggap mendiskreditkan masyarakat NTT.

Dalam sebuah wawancara dengan salah satu media cetak nasional, Muhadjir mengomentari hasil survei Programme International for Students Assessment (PISA) yang menyebut Indonesia masuk pada urutan 72 dari negara lainnya.

Muhadjir menilai, survei yang dilakukan PISA tidak dilakukan secara universal ketika melakukan pengumpulan data survei, melainkan diambil salah satu provinsi di Indonesia lebih tepatnya Provinsi NTT. “Jangan-jangan sampel dari survei ini adalah siswa-siswi asal NTT,” ungkap Muhadjir dalam wawancara tersebut.

Koordinator Umum Aksi Kraeng Hamid, menyebut aksi ini dilakukan karena pernyataan Mendikbud yang mendiskriditkan masyarakat NTT. Pernyataan Mendikbud membuat masyarakat NTT khususnya Pelajar dan Mahasiswa NTT geram dan melakukan aksi-aksi di seluruh penjuru Indonesia.

Menurut Kraeng, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, tidak sepantasnya pernyataan tersebut dikeluarkan Prof. Muhadjir. Karena jika melihat urutan pendidikan di Indonesia, Provinsi NTT masuk urutan ke 32 dari 34 provinsi.

“Kenapa tidak menyebut provinsi yang lainnya. Padahal NTT masih dalam urutan yang baik dibandingkan dengan dua provinsi lainnya,” ungkapnya.

Mereka pun meminta agar Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy segera meminta maaf kepada seluruh masyarakat NTT.

“Kami merasa kecewa dan tersakiti dengan pernyataan Bapak Menteri,” pintanya.

Sekertaris Dikbud NTB, Drs. Sukran yang berdiskusi dengan perwakilan pendemo menanggapi positif aksi yang dilakukan oleh HIPMI NTT Mataram. Dengan tegas Sukran mengaku akan menyampaikan aspirasi yang ditandatangani bersama tersebut dan akan mengirimkannya sebagai protes ke Mendikbud RI. (dys)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *