Unram Terus Tunjukkan Kelasnya

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kepemimpinan Unram di bawah Prof. Ir. Sunarpi, menunjukkan kemajuan luar biasa bagi kampus terbesar di NTB ini. Keberhasilan Prof. Sunarpi salah satunya dapat dilihat dari kemampuan Unram bersaing sehingga menempatkan Unram di posisi perguruan tinggi top di Indonesia.

Rangking Unram pada berbagai lembaga selain Kemenristek Dikti juga tak dapat dianggap remeh. Unram masuk dalam 14 Kampus Hijau Terbaik di Indonesia berdasarkan rilis terbaru UI GreenMetric World University Ranking 2017 dengan skor total 4514 atau berada di urutan 292 sebagai Kampus Hijau Terbaik di Dunia.

Rektor Unram Prof. Ir. H. Sunarpi menilai pemeringkatan UI GreenMetric melalui pengembangan alat ukur kampus hijau. Unram kata Sunarpi masuk dalam kategori kampus hijau. Itu dibuktikan dari banyaknya pohon di area kampus.

“Kalau GreenMatric itu dibuat oleh UI. Sebagai kampus hijau, saya kira Unram masuk kampus hijau,” ujarnya.

Pihaknya pun selalu menjaga agar seluruh area pohon jangan sampai ditebang. Di samping itu juga ada reboisasi.

UI GreenMetric merupakan inovasi UI yang telah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus, mendukung pencapaian pengembangan infrastruktur kampus hijau di dunia sebagai upaya mencetak generasi yang peduli akan keberlanjutan lingkungan hidup.

Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan antusiasme peserta perguruan tinggi di dunia untuk berpartisipasi dalam pemeringkatan kampus terhijau ini. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah peserta UI GreenMetric Ranking of World Universities dimana pada tahun 2016 menjadi 516 dari 74 negara (tahun 2015 diikuti 407 perguran tinggi dari 65 negara).

Sedangkan di Indonesia, terdapat 49 Perguruan Tinggi yang telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric dan tengah mengupayakan kualitas kampusnya melalui pemenuhan indikator UI GreenMetric. Melalui upaya UI GreenMetric ini, Perguruan Tinggi se-dunia mampu mengambil bagian pada upaya preventif dan kuratif dalam rangka mitigasi dampak perubahan iklim. (des)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *