Partai NasDem “Goes to Campus” Ditolak Masuk Unram

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unram menggelar aksi demonstrasi. Aksi dilakukan di sela-sela kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Fraksi Partai Nasdem Zulfan Lindan ke Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram), Selasa (5/11/2017).

Kedatangan Fraksi Partai Nasdem kali ini dalam rangkaian program rutin fraksi yaitu Goes To Campus yang mengangkat tema “UU Ormas, Menjaga Persatuan, Mencegah Perpecahan”. Namun oleh mahasiswa, kegiatan ini dianggap menyalahi aturan Dikti terkait larangan kampus terlibat dalam politik praktis.

Dalam aksi yang berlangsung siang itu, sempat terjadi aksi dorong mendorong dengan aparat kemanan kampus saat para demonstran memaksa masuk ke arena kegiatan.

 

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Unram Didik Hartawan, mengatakan kedatangan Parpol ke Fakultas Hukum baru kali pertama terjadi. Sebelumnya tidak pernah ada Parpol berkegiatan di Fakultas Hukum.

Menurut BEM, sebagai institusi pendidikan yang menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi, tidak sepatutnya partai politik berkegiatan di kampus merujuk pada keputusan nomor 26/Dikti/Kep/2002 tentang pelarangan organisasi pada keputusan partai politik, dugaan praktik politik praktis di lingkungan kampus tidak diperbolehkan dan melarang keras tindakan politik praktis di kampus.

“Kampus telah dikotori dengan kegiatan yang keji. Fakuktas Hukum telah merusak nama baiknya,” ujar Didik.

Untuk itu, mahasiswa menolak segala bentuk kegiatan politik praktis di kampus. Mengingat kampus sebagai pusat laboratorium intelektual, tempat belajar berekspresi, berdiskusi, dan mengkaji.

Terlebih parpol yang datang ialah parpol yang fraksi di DPR RI diketuai oleh Viktor Laiskodat yang pernah menimbulkan kegaduhan.

Mereka pun meminta agar panitia mengehentikan kegiatan. Jika tidak mereka menuntut pimpinan fakultas untuk mengundurkan diri.

“Pimpinan tidak paham aturan, lebih baik mundur hari ini. Kalau jajarannya tidakel ngerti persoalan hukum karena pada hakikatnya hukum harus ditegakkan. Harusnya Fakultas Hukum melahirkan orang-orang cerdas,” imbuhnya.

Dekan Fakultas Hukum Prof. H. Lalu Husni, SH., M.Hum., menilai aksi yang dugelar mahasiswa akibat mahasiswa tidak memahami duduk persoalan. Dirinya meminta agar aksi dihentikan dan tidak dibesar-besarkan.

Sebelumnya, Prof. Husni dalam sambutan kegiatan Fraksi NasDem “Goes to Campus” mengapresiasi kegiatan yang melibatkan kampus tersebut. Menurutnya, pelibatan kampus sangat tepat untuk memberi masukan akademik bagi pemerintah.

Tema ini sangat penting bagi semua mahasiswa. Mengingat dalam konstitusi  dijamin untuk berkumpul, dan berserikat. Salah satu wujudnya ialah munculnya ormas yang didirikan dengan berbagai tujuan dan kepentingan

Namun sesuai dengan UU Ormas dalam menyampaikan pendapat di depan umum harus diatur sesuai dengan koridor demi terwujudnya kemajuan berbangsa dan bernegar yakni untuk mewujudkan masyarakat yang adul dan makmur. Selain itu tentu untuk mendekatkan fraksi dengan kelompok maayarakat yang turut memberikan perhatian kita bersama. (d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *