Mahasisiwa Bidik Misi UIN Mataram dilatih Metodologi Penelitian

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi UIN Mataram semester V terhadap penguasaan penulisan karya ilmiah semisal penyelesaian pembuatan proposal skripsi, penyelesaian skripsi termasuk juga penyiapan mahasiswa untuk mengikuti perlombaan karya ilmiah di tingkat nasional.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Hj. Nurul Yakin, M.Pd menyelenggarakan kegiatan pelatihan metodologi penelitian berbasis skripsi kepada 120 mahasiswa.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari (Sabtu-Ahad) 24-25 November 2017) di Gedung Mahad al Jamiah UIN Mataram.

Menurut Ketua Panitia Nuruddin, MH., kegiatan ini dilaksanakan sebagai sebuah proses akademik dan keberpihakan kampus terhadap pembinaan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa penerima beasiswa bidik misi dalam menysusun proposal, skripsi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam lomba-lomba penelitian lainnya.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara antara lain Wakil Rektor III tentang praktik pembuatan instrumen penelitian, Dr. Jumarim tentang karakteristik penelitian yang baik, Dr. HL. Ahamad Zainuri, MA tentang proses penelitian kualitatif yang baik. Dr. Akhmad Asyari tentang kajian dan landasan teori dalam penelitian. Tehnik pengumpulan dan analisis data oleh Dr. HM. Said Ghazali, MA. Instrumen penelitian (alat pengumpulana data) oleh Dr. H. Ali Jadid al-Idrus, M.Pd. dan Tohirir, M.Pd tentang praktik menulis proposal penelitian.

Wakil Rektor III Dr. Hj. Nurul Yakin mewakili Rektor UIN Mataram dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan pemahaman mahasiswa terhadap budaya menulis karya ilmiah. Saya berharap, dengan pelatihan ini nantinya mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan baik.

Karena ada problem yang terjadi di setiap perguruan tinggi saat ini terutama kesulitan penyelesaian skripsi. Bahkan ada yang menganggap menghadapai skripsi merupakan ketakutan tersendiri, bahkan “momok” yang menakutkan. Sehingga banyak mahasiwa saya perhatikan di beberapa kampus tidak cepat selesai studinyaa karena terkendala di skripsi. Ungkapnya.

Nurul Yakin yang menjabat sebelumnya sebagai Dekan FTK tersebut mengapresaisi kegiatan tersebut, sesekali dalam sambutan dan penyampaian materi menyisipakan motivasi dan permainan sehingga kegiatan tersebut berjalan sangat baik. (b)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *