Prestasi  Guru Merosot, Salah Siapa?

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
M. Sidik

 

Catatan guru dan kepala sekolah di Kota Mataram saat mengikuti lomba-lomba pemilihan berprestasi tingkat nasional nyaris tanpa prestasi.

Salah satu alasan ialah karena pembinaan yang sangat minim terhadap guru dan kepala sekolah.

Sebagai catatan dua tahun terakhir, dua orang kepala sekolah asal Kota Mataram yang berlomba di ajang kepala sekolah berprestasi tingkat nasional gagal memberikan hasil maksimal.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kota Mataram, H. Lalu Mohammad Sidik, menyebut guru jangan serta merta menyalahkan Dinas jika dalam lomba mengalami kekalahan.

“Guru harus membina dirinya jangan  dinas yang selalu disalahkan,” terangnya.

Disebutkan Sidik, dalam perlombaan kalah menang merupakan hal biasa dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Meski sudah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan segala sesuatu, dalam lomba pasti ada kalah menang dan tidak dapat dihindari.

Sehingga kata Sidik, guru dan kepala sekolah hendaknya tidak cepat menyalahkan dinas karena mengklaim minim pembinaan.

Sebaliknya, guru juga harusnya punya kemandirian untuk meningkatkan kualitas dirinya dan tidak berharap dari orang lain.

“Jangan berharap dari dinas saja. Jangan sampai guru mengandalkan orang lain untuk membina,” kata Sidik menyindir.

Diungkapkannya, persaingan di tingkat nasional memang sangat ketat. Di bandingkan daerah lain di luar NTB, ibaratnya mereka sudah terbang. Sementara disini, masih berlari. Namun demikian, pemerintah bukannya tidak melakukan pembinaan.

“Mereka sudah terbang. Tetap introspeksi diri, kita harus optimis, kompetisi ada kalah menang. Tetap lakukan pembinaan mereka yang wakili dapat pembinaan sebagai bentuk kepedulian kita,” imbuhnya. (dy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *